21 SD di Buleleng Masuk Program Revitalisasi

Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan pembenahan fasilitas pendidikan. Pada 2026, sebanyak 21 sekolah dasar mendapatkan program revitalisasi dengan total anggaran mencapai sekitar Rp21,18 miliar.
Program tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap kualitas sarana pendidikan. Revitalisasi dilakukan di sejumlah sekolah yang tersebar di wilayah Kabupaten Buleleng.
Pekerjaan Dilakukan Secara Swakelola
Sebagian besar pekerjaan revitalisasi dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat. Pola tersebut diharapkan dapat membuat proses pembangunan berjalan sesuai kebutuhan sekolah sekaligus memberikan ruang bagi keterlibatan masyarakat.
Pemkab Buleleng juga meminta pihak sekolah memperhatikan kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu. Dua hal tersebut menjadi penting agar anggaran yang telah dialokasikan benar-benar menghasilkan fasilitas pendidikan yang dapat digunakan dalam jangka panjang.
Puluhan Sekolah Mendapat Perbaikan
Sekolah yang masuk dalam program revitalisasi tersebar di berbagai kecamatan. Beberapa di antaranya adalah SDN 1 Pangkungparuk, SDN 1 Kalianget, SDN 2 Penglatan, SDN 4 Sukasada, SDN 2 Gerokgak, SDN 5 Banjar Jawa, SDN 5 Banjar, hingga SDN 1 Beratan.
Selain itu terdapat SDN 2 Bengkel, SDN 2 Bongancina, SDN 1 Pucaksari, SDN 5 Penarukan, SDN 1 Astina, SDN 2 Galungan, SDN 2 Ringdikit, SDN 4 Pakisan, SDN 1 Bila, SDN 1 Silangjana, SDN 2 Tinga-Tinga, SDN 1 Kedis, dan SDN 5 Munduk.
Fasilitas Sekolah Jadi Bagian Penting Pendidikan
Kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar. Kondisi ruang kelas, fasilitas pendukung, lingkungan sekolah, serta keamanan bangunan juga menjadi bagian penting yang memengaruhi kenyamanan siswa dan guru.
Karena itu, revitalisasi sekolah diharapkan mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih layak. Pemerintah daerah juga perlu memastikan pembangunan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi menghasilkan fasilitas yang benar-benar dapat dimanfaatkan.
Dengan anggaran lebih dari Rp21 miliar, program revitalisasi 21 SD di Buleleng menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk memperkuat sarana pendidikan. Pengawasan terhadap pelaksanaan proyek akan menjadi bagian penting agar hasil pembangunan sesuai dengan target.